Bimbingan Teknis Pelatihan Pengelolaan Sistem Informasi Desa Tahap II

Endang Mulyana, Instruktur SID

Mandalamekar, 29/10/2018, BIMTEK SID Tahap II atau Bimbingan Teknis Pelatihan Pengelolaan Sistem Informasi Desa Tahap II adalah lanjutan dari pelatihan BIMTEK SID pertama, pelatihan kali ini membahas lebih spesifikasi lagi tentang platform Aplikasi SIDEKA, Website dan Aplikasi pendukung lainnya.

Manfaat sistem informasi desa itu sendiri adalah :

  • mempercepat penyampaian informasi kepada masyarakat dan kepada pihak terkait tentang informasi yang ada di desa.
  • lebih efektif karena dapat mempermudah pengelolaan sistem informasi desa.
  • pemerintah desa lebih transparan karena dapat dilihat oleh masyarakat dan pihak terkait.
  • pemerintahan desa lebih akuntabel karena lebih mudah membuat laporan pertanggung jawaban
  • masyarakat desa menjadi lebih aktif untuk mencari informasi, bahkan bisa menjadi pengelola atas ketersediaan sitem informasi desa
  • dan masih banyak manfaat SID ini.

Dalam BIMTEK SID pertama telah dipilih 2 orang PANDU DESA dari tiap desa, pada pelatihan pertama tersebut diajarkan bagaimana cara mengelola sebuah website untuk desa, di website tersebut salahsatunya kita dapat memuat berita. kejadian-kejadian penting di desa dapat dijadikan berita di website, sehingga masyarakat desa ciwarak khususnya dan umunya masyarakat luas dapat mengetahui kejadian-kejadian penting yang ada di desa ciwarak.

Ka Edo, Instruktur SID

Pada Bimbingan Teknis Sistem informasi Desa Tahap II ini kemudian lebih spesifikasi lagi, yaitu kita bisa memonitoring aplikasi sideka dan website kita, instruktur kita kali ini Ka Edo salah satu Orang Timur yang mengabdikan dirinya untuk kemajuan desa, Ka Edo menuturkan ” ada empat warna yang menunjukan tingkatan keaktifan PANDU dari setiap desa, yang pertama dari yang paling bawah ada warna hitam, warna hitam menunjukan bahwa PANDU tersebut belum pernah mengisi Aplikasi Sideka dan Website, kedua warna merah, warna merah menunjukan jarang sekali memuat berita atau mengisi aplikasi Sieka, ketiga warna kuning, warna kuning menunjukan tingkat keaktifan PANDU sudah mulai baiik, mungkin intensitas memuat beritanya harus di tambah dan isi konten nya diperbaiki sesuai kaidah kamus besar bahasa indonesia dan sering mengupdate data Aplikasi Sideka, dan yang terakhir warna hijau, warna hijau menunjukan bahwa PANDU tersebut sudah baik dalam memuat berita, baik isi kontennya dan intensitas membuat beritanya sudah baik, kemudian update data sidekanya sudah mulai menyeluruh”. kesimpulannya yang mempengaruhi monitoring sideka adalah tingkat ke aktifan PANDU di desanya masing-masing.

Dari data Monitoring Sideka Se-Kecamatan Jatiwaras, yaitu terdiri dari 11 desa hampir setengahnya masih kurang aktif, kemudian Ka Edo memberikan masukan-masukan dan motifasi kepada PANDU desa Se-Kecamatan Jatiwras. yaitu menjadi PANDU itu harus aktif, kreatif, cerdas dan harus ikhlas untuk memajukan desanya masing-masing. dan masukan lainnya menjadi seorang penulis itu harus banyak membaca, sehingga wawasan setiap PANDU menjadi lebih luas, sehingga data monitoring sideka menjadi lebih baik.

Endang Mulyana, Instruktur SID/SEKDES PAPAYAN

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*